Domain dikenal orang awam dengan .com. Padahal .com itu hanyalah sebuah entiti dari sekian banyak entiti domain dunia seperti .net, .edu, .co, .tv, .info dan lain lain.

Nama domain yang dimiliki si pemilik domain akan diterjemahkan oleh DNS (Domain Name Server) yang akan mempointing ke alamat hosting pemilik. Sehingga setiap permintaan yang datang dari nama domain pemilik akan diarahkan ke alamat hosting pemilik untuk dilayani. Seperti misalnya jika pemilik memasukkan nama domain pemilik ke URL bar Internet Explorer, proses yang terjadi adalah DNS akan mengarahkan permintaan pemilik ke alamat hosting kamu, mengambil data yang diperlukan dan menampilkannya di Internet Explorer. Biasanya penyedia jasa hosting juga melayani permintaan domain, tapi dagang domain belum tentu jual hosting.

Tipe2 penyedia layanan hosting dapat dibedakan menjadi 2 yaitu berdasarkan :

  1. Secara teknis:
  • Shared, maksudnya penyedia layanan hosting memiliki hak atas 1 buah mesin/server yang kemudian digunakan untuk melayani banyak user.( bisa puluhan)
  • Semi dedicated/vps, pengertiannya seperti sistem Shared hanya saja, 1 mesin/server etrsebut dibagi dengan sedikit user (4-8 orang).
  • Dedicated, artinya penyedia layanan hosting mengkhususkan 1 mesin/server milik satu orang user.
  1. Secara fungsi:
  • Reseller, artinya penyedia layanan hosting tersebut membeli layanan hosting dari penyedia layanan utama dan menjualnya kembali ke user.
  • Mail server, menyediakan hosting data email.
  • Filesharing, menyediakan jasa menyimpan file-file dalam berbagai format.