Archive for the ‘biologi’ Category

Sel Saraf (Neuron) dan Impuls

Posted: December 21, 2011 in biologi, Materi Kuliah

Sistem saraf terdiri atas sel-sel saraf yang disebut neuron. Neuron bergabung membentuk suatu jaringan untuk mengantarkan impuls (rangsangan). Satu sel saraf tersusun dari badan sel, dendrit, dan akson.

  1. Badan sel

    Badan sel saraf merupakan bagian yang paling besar dari sel saraf Badan sel berfungsi untuk menerima rangsangan dari dendrit dan meneruskannya ke akson. Pada badan sel saraf terdapat inti sel, sitoplasma, mitokondria, sentrosom, badan golgi, lisosom, dan badan nisel. Badan sel merupakan kumpulan retikulum endoplasma tempat transportasi sintesis protein.

  2. Dendrit

    (more…)

Susunan Sistem Saraf

Posted: December 21, 2011 in biologi, Materi Kuliah

Susunan sistem saraf manusia tersusun dari sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi. Sistem saraf pusat terdiri atas otak dan sumsum tulang belakang. Sedangkan sistem saraf tepi terdiri atas sistem saraf somatis dan sistem saraf otonom.

  1. Sistem Saraf Pusat: Otak

Otak merupakan alat tubuh yang sangat penting dan sebagai pusat pengatur dari segala kegiatan manusia. Otak terletak di dalam rongga tengkorak, beratnya lebih kurang 1/50 dari berat badan. Bagian utama otak adalah otak besar (Cerebrum), otak kecil (Cerebellum), dan batang otak. Otak besar merupakan pusat pengendali kegiatan tubuh yang disadari. Otak besar dibagi menjadi dua belahan, yaitu belahan kanan dan belahan kiri. Masing-masing belahan pada otak tersebut disebut hemister. Otak besar belahan kanan mengatur dan mengendalikan kegiatan tubuh sebelah kiri, sedangkan otak belahan kiri mengatur dan mengendalikan bagian tubuh sebelah kanan.
(more…)

PEMBELAHAN SEL

Posted: September 10, 2011 in biologi

Pembelahan mitosis
merupakan pembelahan sel yang menghasilkan 2 buah sel anak yang identik, yaitu sel-sel anak yang memiliki jumlah kromosom sebanyak yang dimiliki oleh sel induknya.

Pembelahan meiosis
merupakan pembelahan sel yang menghasilkan 4 sel anak dengan jumlah kromosom separuh dari yang dimiliki induknya.

Perbedaan pembelahan mitosis dan meiosis
No Pembeda Mitosis
1 Lokasi pembelahan Sel-sel tubuh (somatis) dan sel gonad
2 Jumlah pembelahan Satu kali
3 Jumlah sel anak hasil pembelahan Satu sel induk menghasilkan 2 sel anak
4 Jumlah kromosom anak Diploid (2n) Diploid (2n)
5 Pindah silang Tidak terjadi
6 Komponen genetik Sama dengan induk
7 Tujuan Pertumbuhan dan regenerasi

(more…)

GOLONGAN DARAH

Posted: January 18, 2011 in biologi, kedokteran, Materi Kuliah
  1. Penentuan Golongan Darah

    Sebelum melakukan transpusi,perlu melakukan penentuan golongan darah resipien dan golongan darah donor sehingga dapat tepat sesuai ini disebut penggolongan darah dan dilakukan dengan cara berikut :

    Mula-mula sel darah merah diencerkan dengan saline,kemudian satu bagian dicampur dengan agglutinin anti-A,sedangkan bagian yang lain dicampur dengan Aglutinin Anti-B setelah beberapa menit diperiksa di bawah mikroskop.

    Bila sel darah menggumpal artinya “teraglutinasi”kita tahu bahwa telah terjadi reaksi anti bodi antigen.

    PENGGOLONGAN DARAH DENGAN MEMPERLIHATKAN AGLUTINASI SEL DARI BERBAGAI GOLONGAN DARAH DENGAN AGLUTININ ANTI-A DAN ANTI-B.

Golongan Sel Darah Merah

Serum

Anti-A

Anti-B

O

-

-

A

+

-

B

-

+

AB

+

+

(more…)

RESPIRASI

Posted: January 17, 2011 in biologi, Materi Kuliah

Katabolisme

Katabolisme adalah reaksi penguraian senyawa yang kompleks menjadi senyawa yang lebih sederhana dengan bantuan enzim. Penguraaian suatu senyawa dapat menghasilkan energi. Energi berasal dari lepasnya ikatan kimia yang menyusun peresenyawaan. Contoh katabolisme adalah proses pernapasan sel atau respirasi (syamsuri, 1980).

Respirasi

Yang dimaksud dengan respirasi adalah proses penguraian bahan makanan yang menghasilkan energi. Respirasi dilakukan oleh semua penyusun tubuh, baik sel-sel tumbuhan maupun sel hewan dan manusia. Respirasi dilakukan baik siang maupun malam (syamsuri, 1980).

Sebagaimana kita ketahui dalam semua aktivitas makhluk hidup memerlukan energi, tumbuhan juga. Respirasi terjadi pada seluruh bagian tubuh tumbuhan, pada tumbuhan tingkat tinggi respirasi terjadi baik pada akar, batang maupun daun dan secara kimia pada respirasi aerobik pada karbohidrat (glukosa) adalah kebalikan fotosintesis. Pada respirasi pembakaran glukosa oleh oksigen kan menghasilkan energi. Karena semua bagian tumbuhan tersusun atas jaringan dan jaringan tersusun atas sel, maka respirasi terjadi pada sel (jasin, 1989). (more…)

Kata virus berasal dari bahasa latin virion yang artinya racun. Diartikan sebagai racun karena hamper semua jenis virus dapat menyebabkan penyakit, baik pada tumbuhan, hewan, atau manusia. Sejarah penemuam virus dimulai oleh Adolf Meyer, seorang ilmuwan Jerman pada tahun 1883. dia menemukan bintik-bintik kuning pada daun tembakau. Lalu setelah ia teliti ternyata bintik-bintik itu disebabkan oleh penyakit mosaic yang menular. Kemudian ia mencoba menularkan penyakit tersebut pada tanaman lain yang sehat, dengan cara menyemprotkan getah tanaman yang sakit, dan ternyata tanaman yang sehat tadi menjadi ikut tertular. Nah, selain itu ia juga menyelidiki mikroba pada getah tanaman yg ditulari tadi, tapi ia tidak menemukan apapun. Maka berdasarkan penelitiannya itu ia menyimpulkan bahwa penyebab penyakit mosaic yang ditandai dengan adanya bintik kuning itu berupa mikroorganisme yang ukurannya lebih kecil dari bakteri. Ilmuwan lain yang mendukung pendapat Meyer adalah Dimitri Ivanowsky. Pada tahun 1892, Ivanowsky menyatakan bahwa, penyebab penyakit mosaic berukuran lebih kecil dari bakteri. Hal ini ia buktikan dengan lolosnya penyebab penyakit mosaic melalui saringan yang tidak dapat dilalui bakteri. Ada pula seorang ilmuwan Belanda bernama M. Beijerinck pada tahun 1897, menyimpulkan bahwa partikel patogen itu lebih kecil dari bakteri, dan hanya dapat hidup pada makhluk hidup dan dapat pula bereproduksi.

Pada tahun 1935 seorang ilmuwan asal Amerika Serikat bernama Wendell Stanley, berhasil mengkristalkan pathogen tersebut. Olehnya pathogen tersebut diberi nama Tobacco Mosaic virus (TMV) yaitu virus mosaic tembakau.
(more…)

Jaringan Ikat

Posted: November 29, 2010 in biologi, Materi Kuliah

Jaringan ikat merupakan jaringan yang menghubungkan antara jaringan yang satu dengan jaringan yang lain. Fungsi jaringan ikat antara lain sebagai berikut :
• Melekatkan suatu jaringan ke jaringan lain.
• Membungkus organ
• Mengisi rongga di antar organ.
• Mengangkut zat oksigen dan makanan kejaringan lain.
• Mengangkut sisa-sisa metabolisme kealat pengeluaran.
• Menghasilkan kekebalan.
Jaringan ikat dapat dikelompokkan menjadi jaringan ikat biasa, jaringan ikat khusus, jaringan ikat penyokong, dan jaringan ikat penghubung.
1.Jaringan ikat biasa
Jaringan ikat biasa dibedakan menjadi jaringan ikat padat dan jaringan ikat longgar. Jaringan ikat padat misalnya jaringan pada tendon otot. Tendon otot adalah ujung berkas otot yang melekat pada tulang. Jaringan ikat longgar merupakan jaringan pengisi ruangan di antara organ-organ.
2. Jaringan ikat khusus
Jaringan ikat khusus mempunyai fungsi khusus, misalnya menyimpan energi dalam bentuk lemak, menahan goncangan, dan membentuk darah. Contoh jaringan ikat khusus adalah jaringan lemak yang ada di bawah kulit.
3.Jaringan ikat penyokong
Jaringan ikat penyokong terdiri dari jaringan tulang rawan dan jaringan tulang sejati. Jaringan tulang sejati juga berfungsi
untuk menghasilkan sel darah merah (eritrosit).
4.Jaringan ikat penghubung
Jaringan ikat penghubung terdiri atas darah dan limfa. Jaringan darah terdiri atas plasma darah dan butiran darah. Butiran darah terdiri dari sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit), dan keeping darah (trombosit). Jaringan darah berfungsi mengangkut oksigen, karbondioksida, sari makanan, zat-zat sisa, dan hormon. Jaringan limfa terdiri dari cairan limfa yang beredar pada pembuluh limfa. Cairan limfa berfungsi untuk mengangkut lemak.

SUMBER DARI SINI

Sel sarafini disebut juga sel saraf indera. Berfungsi menuruskan rangsangan dari penerima (indera) ke saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang) . Badan sel saraf ini bergerombol membentuk ganglia, akson pendek dan dendrit yang panjang, Sel saraf motorik ( sel saraf penggerak) berfungsi membawa impuls dari pusat saraf (otak dan sumsum tulang belakang) ke otot. Ini ada gambarnya: yang atas Sel saraf sensorik sedangkan yang bawah sel saraf motorik.

Sedangkan sel saraf asosiasi berfungsi membawa rangsangan untuk dihubungkan dari sel saraf sensorik ke sel saraf motorik. Sel saraf sensorik banyak terdapat di di dalam otak dan sumsum tulang balakang.
Ini ada gambarnya.. Yang gambar pertama sel saraf motorik lalu sel saraf sensorik dan akhir sel saraf asosiasi.

Sel Saraf

Posted: November 29, 2010 in biologi, Materi Kuliah

Sel saraf adalah unit terkecil dari sistem saraf. Sel saraf juga disebut sel neuron yang terdiri atas sel saraf, dendrit dan akson. Badan sel saraf mengandung inti sel dan sitoplasma. Dendrit merupakan serabut-serabut pendek yang berupa tonjolan sitoplasma yang bercabang dari badan sel saraf. Dendrit berfungsi untuk menerima rangsangan (impuls) yang datang dari ujung akson neuron lainnya. Kemudian impuls dibawa menuju ke badan sel saraf

Akson (neurit) merupakan serabut yang panjang dan umumnya tidak bercabang. Akson berfungsi untuk menghantar impuls ang berasal dari badan sel saraf ke neuron lainnya. Neurit mengandung benang-benang halus yang disebut neurofibril. Neurofibril din=bungkus oleh selaput yang disebut selubung Mielin. Selubung Mielin tersusun atas rangkain sel Schwann yang berfungsi untuk mempercepat jalannya rangsangan, lalu membentuk jaringan yang berfungsi untuk menyediakan nutrisi bagi akson dan memebantu regenerasi akson.

Jadi.. cara kerjanya
Neuron membawa impuls atau rangsangan lalu rangsangan ini di bawa ke dendrit menuju ke badan sel saraf. Lalu di bawa ke akson, akson ini membawa impuls menjauhi badan sel saraf . Akson dari sat neuron dapat berhubungan dendrit dari satu euron lainnya. Hubungan inilah yang disebut SINAPSIS.
lihat gambar disamping.

Berdasarkan fungsinya di dalam tubuh kita terdapat 3macam sel saraf, yaitu
• Sel saraf Sensorik
• Sel saraf Motorik
• Sel saraf Asosiasi

Sistem koordinasi kita terdiri atas sistem saraf, indera , dan hormon. Sistem saraf ini memiliki tiga fungsi utama yaitu:
• Penerima informasi dalam bentuk rangsangan yang berupa perubahan-perubahan yang terjadi di lingkungan kita melalui alat penerima atau reseptor yang terdapat dalam indera.
• Memproses informasi yang diterima
• Memberi tanggapan atau reaksi terhadap rangsangan
Kita ambil contoh, misalnya kita mencium bau sedap yang dikeluarga makanan yang sedang dimasak oleh ibu kita. Bau sedap itu adalah rangsangan yang diterima oleh reseptor yang terdapat di alat indera kita yaitu hidung. Rangsangan itu ditransfer dari reseptor ke sel saraf , lalu dibawa rangsangan itu ke otak kita. Di otak, rangsangan itu diproses sehingga kita bisa menentukan bau masakan apa yang kita rasakan.
Rangsangan dapat dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu:
• Rangsangan mekanis : sentuhan dan tekanan
• Rangsangan kimiawi : rasa manis, asin, pahit, asam, dan bau
• Rangsangan fisis : cahaya, suara, dan gravitasi

1. Sel Saraf
2. Sel saraf Sensorik, Motorik & Asosiasi